Saturday, November 12, 2011

Alay : Sejumput Asa Yang Berlebih dan Dipaksa Untuk Direalisasikan Ke Dunia

Infotainment. Yup satu acara ini tidak pernah lepas dari program acara - acara televisi di tanah air. Acara yang menelisik wilayah privasi seseorang itu telah menjadi suatu tontonan yang mampu menjadi magnet bagi penikmat media massa modern, yaitu televisi. Bahkan terkadang, berita yang dimuat cenderung alay dan kebablasan, dan cenderung mekso. Terlebih penggunaan dan pemilihan kata untuk menggambarkan sesuatu. Kata adalah suatu bentuk ekspresi jiwa menurut Ferdinand de Saussure. yahhh...mungkin infotainment berusaha mengekspresikan sesuatu dengan maksimal. Contohnya ada di bawah ini, selamat menyimak.
Oiya, dan satu lagi....judul note ini adalah alay, yang coba saya deskripsikan dalam bentuk panjangnya ala infotainment.

Berikut beberapa kumpulan kata dalam bahasa Indonesia setelah di translate ke bahasa Infotaintment:

Bahasa Indonesia: selingkuh.
Bahasa Infotaiment: goncangan kesetiaan cinta kini kandas sudah.


Bahasa Indonesia : Hamil di luar nikah.
Bahasa Infotaiment: Gairah gejolak muda yg seakan terlupa rambu kehidupan.


Bahasa Indonesia: Ngeles aje lu!.
Bahasa Infotaiment: Alih-alih berdalih.


Bahasa Indonesia: kangen.
Bahasa Infotaiment : sedang dilanda rasa rindu nan menggelora sehingga tak bisa tidur semalaman.


Bahasa Indonesia: Galau.
Bahasa Infotaiment: Lara merundung menyesakkan dada, sungguh hanya kekasih pelipurnya.


Bahasa Indonesia: nikah muda.
Bahasa Infotaiment: mungkinkah mereka telah melakukan apa yg dilarang oleh agama?apa mereka siap?.

Bahasa Indonesia: Cewek Cantik Deket Tommy Suharto.
Bahasa Infotaiment: Akankah putri cantik jelita itu melabuhkan hatinya pada Pangeran Cendana?.
Bahasa Indonesia: cantik.
Bahasa Infotaiment: raga nan indah bak intan permata bagaikan ratu cleopatra.

Bahasa Indonesia: beli mobil baru.
Bahasa Infotaiment: dia berhasil mengumpulkan pundi2 rupiah selama di lokasi syuting demi impiannya.

Bahasa Indonesia: Kangen mantan.
Bahasa Infotaiment: Hati masygul yang berderik laksana sungai kering mengungkung ikan-ikan penuh dahaga.

Bahasa Indonesia: Putus.
Bahasa Infotaiment: benang cinta yang terkoyak jarak dan waktu (mata melotot plus bibir tremor!).


Bahasa Indonesia Indonesia : Jadian.
Bahasa Infotaiment : merajut benang-benang kasih antar 2 insan dimabuk asmara.

Bahasa Indonesia : Cinta Fitri.
Bahasa Infotaiment: rangkaian cerita tak berujung,merasuk di lubuk hati,mengerak di relung jiwa.

Bahasa Indonesia: Menikah.
Bahasa Infotaiment: dua insan yang sedang dimabuk asmara yang mengikat janji sehidup semati.

Bahasa Indonesia : cuma teman.
Bahasa Infotaiment: sepertinya skandal yg terjalin antara 2insan tersebut akan menempuh jenjang lebih tinggi.


Bahasa Indonesia: bekerja.
Bahasa Infotaiment: mengais rezeki demi mecari sesuap nasi untuk mendapatkan sedikit emas.


Bahasa Indonesia: bosan
Bahasa Infotaiment: Kejenuhan yang tak ayal memenjarakan jiwa yang kosong.


Bahasa Indonesia : Jatuh Cinta.
Bahasa Infotaiment: rasa bergejolak dalam asa dengan desir-desir letupan Keindahan.


Bahasa Indonesia: kebelet boker.
Bahasa Infotaiment: desakan jiwa dan nurani menyemburatkan rona tertahan ingin bebas tapi tak berdaya dihadapan yang tercinta.

Bahasa Indonesia: Upil.
Bahasa Infotaiment: Butir-butir debu dalam rongga kehidupan.

Bahasa Indonesia: Putus.
Bahasa Infotaiment: Tali asmara yang terkoyak api.


Bahasa Indonesia: pacar.
Bahasa Infotaiment: suatu insan yang menyediakan rajutan kasih sayang dan menyejukkan relung hati yg terdalam.


Bahasa Indonesia: ciuman.
Bahasa Infotaiment: 2 bibir bertaut merenda kasih saling berkatub seakan tak ingin lepas membuat jiwa menggelora penuh asa.


Bahasa Indonesia: abis dugem.
Bahasa Infotaiment: setelah menuntaskan kenikmatan semu mereka hanya mampu menggeliat terengah2 bercucuran keringat.

Bahasa Indonesia: kesepian.
Bahasa Infotaiment: Ruang kehampaan yang mengukung jiwa.

Bahasa Indonesia : bau jigong.
Bahasa Infotaiment: semerbak aroma menusuk sukma,nista tak tertertahankan menggetarkan tirani.

Bahasa Indonesia: cari angkot.
Bahasa Infotaiment: lalu lalang kendaraan roda empat menghampiriku namun ku abaikan hingga ku tmukan yg sesuai dg tujuanku.

Bahasa Indonesia: bau ketek.
Bahasa infotaiment: buliran peluh membasahi lengan semerbak aroma nista tanpa dosa.

Bahasa Indonesia: Pegel.
Bahasa infotaiment keluh menjalar diseluruh tubuh, berharap sentuhan tangan dengan butir butir oil.

Bahasa Indonesia: Gayus.
Bahasa Infotaiment: Lelaki dengan kacamata dan wig terpasang pada wajahnya yang budar bagai sedang menanti sunset diplesir.

Bahasa Indonesi: NGANTUK.
Bahasa Infotaiment: dua jendela hati yang tak kuasa menahan rasa menutup hari.


Bahasa Indonesia : ngos ngoan dikejar trantib.
Bahasa Infotaiment: deru napas saling bergemuruh, jantung berdetak sangat cepat bagai genderang ingin perang #edisiahmaddani.


Bahasa Indonesia: angkot ngetem.
Bahasa Infotaiment: kereta beroda empat yg tak kenal lelah mencari & menunggu insan-insan berwajah lesu.

Bahasa indonesia : Cinta.
Bahasa Infotaiment : rangkaian cerita tak berujung,merasuk di lubuk hati,mengerak di relung jiwa


Bahasa Indonesia: konfrensi pers Cut Tari.
Bahasa Infotaiment: seraya berucap,bibirna bgetar.air mata mnghujam pipina.tangisan meraup simpati byk org.


Bahasa Indonesia:nonton SM*SH.
Bahasa Infotaiment: termenung sejenak meresapi para pria nan elok mencolok membuat mata tercolok.


Bahasa Indonesia: penggemar Justin Bieber.
BahasaInfotaiment: perawan2 labil yg menggelinjang di depan panggung.

Bahasa Indonesia : Cerai.
Bahasa Infotaiment : akibat dari derai masalah berkepanjangan yang tak berujung.

Bahasa Indonesia:naik bemo.
bahasa infotaiment: Suara yang genting dan membabi buta, memekakan telinga, menohok sukma, mengetarkan jiwa.


Bahasa Indonesia : Yunomisowel.
Bahasa infotainment Sepenggal lirik pembuncah asa menghentak dlm sukma.Rasuki sela jemari. Berpaut, bntuk makna cinta.

Bahasa Indonesia : Kayang.
Bahasa Infotainment : manuver spektakuler penghimpit rongga ruas punggung yg mencengangkan jutaan mata.


Bahasa Indonesia: MARAH.
bahasa infotaiment : suara keras jantung berdegup mata melotot nafas tersengal sengal hidung kebing kebing.


Bahasa Indonesia : main bola.
Bahasa Infotaiment berpeluh dengan tangkas mengolah si kulit bundar di sasana hijau.



Bahasa indonesia : apakah.
bahasa infotaiment : HUAPP-PA-KAH ! (Di eja terbata, dengan penekanan ala peni bros).


bahasa indonesia : diselingkuhi.
bahasa infotaiment : pernaah kau mencintaiku, tapi tak begini. Kau khianati hati ini. Kau curangi aku #edisianang.

bahasa indonesia: manohara.
Bahasa Infotaiment: wanita cantik asal indonesia yang disiksa oleh raja asal klantan.


Bahasa indonesia: Kebelet pipis.
Bahasa infotaiment : Hasrat jiwa yg menggelora tak tertahankan hingga tertatih perih.

Bahasa Indonesia : Muntah.
Bahasa Infotaiment : Gumpalan anugerah dari Sang Maha Kuasa yang terdesak dalam raga kini berhamburlah sudah.

Pada Dua Dia Yang Di Atas Sana

UntukMu...   

Tuhanku Yang Maha Penyayang,
Aku tahu dengan pasti bahwa..
Engkau sedang memelihara belahan jiwaku di luar sana,
dan Engkau tahu bahwa hatiku telah lama pilu dalam kerinduan untuk memenuhi undangan-Mu
agar aku membangun keluarga yang tenteram dan penuh kebaikan...
Wahai Yang Maha Kuasa, basuhlah dahaga jiwaku ini, dan segeralah..
Kau sandingkan aku dengan dia..
yang sedang memimpin suatu perjalanan, berlindung di balik baja, di atas awan dan langit megahMu..      Dan aku selalu tahu...
bahwa Engkau selalu lebih tahu, tapi menunggu..


Aamiin                          


yogyakarta ditengah galau, 11.11.11.11.11  
 _mt _

Tuesday, November 8, 2011

Alkisah...

Alkisah di sebuah perusahaan besar di kawasan Yogya (??), tengah melakukan beberapa tes wawancara untuk "tidak" menerima calon karyawan baru. Tentu saja mereka tetap melakukan wawancara "bayangan" dan tetap tidak menerima karyawan, .....maaf berbahasa EJD (Ejaan Jawa yang nDak sempurna)..
Salah satu pelamar waktu itu seorang anak lulusan universitas terkemuka bernama Wakijan

G : Kowe nduwe omah opo ora.....?
A : Dereng....
G : Wah kowe ora iso ketompo nang kene
A : Lho kok nga ten........?
G : Mengko kowe mesthi ngajukne utang nang perusahaan.
A : Ah.. mboten, kok. Sak janipun tiyang sepuh kulo niku sampun sugih.
G : Yo malah ora ketompo
A : Lho kok ngaten.....?
G : Mengko kowe kerjo mung nggo hiburan, nongkrang nongkrong ae.
G : Kowe nduwe motor opo ora....?
B : Mboten.
G : Ora ketompo
B : Lho kok mboten ketampi?
G : Mengko kowe mesthi njaluk bantuan kredit.
B : Sak janipun gadhah, ning tasih ten kampung, gampil mangke kulo beto
ngriki.

G : Wah malah ra ketompo....
B : Lho kok ngoten...?
G : Tempat parkire wis ra cukup.
G : Kowé wis lulus sarjana tenan.....?
C : Sampun, Pak....
G : Ora ketompo, kéné iki golék sing SMA aé, luwih manutan lan bén
mbayaré murah

C : Sak janipun kulo tasih badhe skripsi
G : Malah ora ketompo.....
C : Lho, kados pundi, tho....?
G : Mengko kowé kerjo mung ngetik skripsi, lék wis lulus mesti golék
kerjo neng perusahaan liyo.

G : Kowé seneng guyon opo ora?
D : Mboten pak, kulo serius yén nyambut damel.
G : Ra ketompo.....
D : Waa......kok ngoten?
G : Engko konco koncomu lan anak buahmu podho stress.
D : Sak jané nggih sekedhik sekedhik seneng guyon.
G : Malah ora ketompo.
D : Lho kok......
G : Engko kowé mung email emailan sing lucu......
.
G : Kowé mau mréné numpak opo?
E : Nitih mobil
G : Kowé ora ket ompo
E : Sebabipun?
G : Saiki BBM mundhak terus, mengko kowé njaluk mundhak bayar terus

E : Wo, kulo wau namung mboncèng, kok
G : Tambah ora ketompo
E : Lho, lha kok ... ?
G : Mengko mung gawéné mboncéng mobil kantor. Ngrusuhi !
G : Anakmu akèh opo sithik ?
F : Kathah pak
G : Kowé ora ketompo
F : Sebabipun ?
G : Nyambut gawemu ora jenjem, mung mikir gawe uanaaaaaak terus
F : Lha wong namung anak adopsi, kok.
G : Tambah ora ketompo
F : Lho, lha kok ... ?
G : Gawé anak waé aras2en, opo manèh nyambut gawé
G : Kowé wis ngerti gawéyanmu durung ?
H : Dèrèng
G : Kowé ora ketompo
H : Sebabipun ?
G : Arep nyambut gawé kok ora ngerti gaweyané ?
H : Oo, nèk damelan niku mpun ngertos kok
G : Tambah ora ketompo
H : Lho, lha kok ... ?
G : Kowé rak mung arep keminter, to ?
G : Kowe ngerti kahanan kantor k éné durung
K : Dèrèng
G : Kowé ora ketompo
K : Sebabipun ?
G : Arep nyambut gaw é kok ora ngerti kantoré ?
K : Wo, sekedhik2 mpun ngertos kok
G : Tambah ora ketompo
K : Lho, lha kok ... ?
G : Kow é senengané ngudhal -udhal wewadi kantor, to?
G : Kowé kerep loro ?
M : Mboten
G : Kowé ora ketompo
M : Sebabipun ?
G : Mesthi kerep mbolos, wong arang2 gering
M : Wah, sakjanipun nggih asring
G : Tambah ora ketompo
M : Lho, lha kok ... ?
G : Kantor iki ora nompo karyawan pile ren.
G : Kowé biso main Internét?
N : mBoten
G : Kowé ora ketompo
N : Sebabipun ?
G : Perusahaan ora nompo wong BI (Buta Internet)
N : Wah, sakjanipun nggih saged
G : Tambah ora ketompo
N : Lho, lha kok ... ?
G : Mesthi ora bakal nyambut gawé, kakèhan dol anan Internet, to?
Ngenték-entekké pulsa !

G : Kowe waras opo ora?
O : Lha, kulo nggih waras to Pak.
G : Ra ketompo......
.
O : Kenging nopo .....?
G : Mengko kowe mesthi ora krasan neng kene.
O : Niku rumiyin Pak, sakmeniko sampun rodo edan.
G : Malah ra ketompo......
O : Pripun to niki....?
G : Mengko aku duwe saingan.........
....

Hidup itu seperti Labirin


Hidup itu seperti labirin. Hidupku, kamu, kita, dan mereka. Berawal di satu titik dan berakhir di satu titik pula. Dihubungkan hanya dengan satu jalan yang tidak pernah lurus.

Langkah pertama begitu menentukan. Selalu saja ada persimpangan yang membuat kita tersesat.
Yang membuat kita terpaksa membuang waktu dengan percuma. Untuk orang yang sadar bahwa dia telah tersesat, terpaksa berpikir keras untuk bisa lepas dari jalan buntu itu.

Sekali lagi waktu kita terbuang percuma.
Bila kita pun berhasil mencapai jalan keluar itu,jangan besar kepala. Mungkin saja ada orang lain yang lebih dulu sampai di sana. Jangan kikir,jangan egois!! Sebarkanlah sinyal kebijakanmu pada seluruh dunia. Biar mereka tahu kamu. Biar mereka meninggikan derajatmu. Biar mereka selamat dan juga kamu.

Hidup itu seperti labirin. Hidupku, kamu, kita, dan mereka
Berawal di satu titik dan berakhir di satu titik pula………………………
Dan hanya manusia sejati yang mampu melaluinya. Hanya manusia sejati yang mampu bertahan di jalannya. Hanya manusia sejati yang bisa keluar dari jalan buntu.

Hanya kita yang MAMPU…… !!!

So, what are you stand for?

Asean (Association of South East Asian Nation), firstly knowed by reading a book in the junior or senior high school. So that, many people in their opinion, make a judgement, Asean just talk about politics, about the formal testament which is signature by delegates on the table. But now, Asean is start to appear their position. It`s young generation`s job to do something to make Asean`s mission comes true. 

Young generation, which is having strength, spirit, courage, and skills, more capable to make their country challenge with other country. It`s needed to country which happened multidimentional crisist, like Indonesia. Young generation are capable to play a role to many kinds aspect such like ecocomy, politics, social, and culture. 

Now, some industries are showing their authority, especially economy industry. It`s time for young generation to showing their skill to maximize resources. They also make unemployment get a new job. So that, they can become a person who increasing  field of work, it`s called entrepreneur, with entrepreneurship to all the aspect. An entrepreneur can using the public service, industries, economy, tourism, and others as field of work. In tourism, for example, selling tourist package, offering tour village, become a tourist guide, are the examples of entrepreneurship in the field of tourism. 

 Entrepreneurship is not tell us about the work, but it tell for us about the soul. And it have many advantages to our country. Besides preparing field of work to unemployment, enterpreneur can increasing the national income of our country. It`s also make our country have a good position, resulting a lot of which consist of service and not service, which is using to do the activity daily. 

It`s the time for young generation showing their capability to explore the national resources that can make Indonesia more competitive with others. Beside that, it`s also showing to all the world, in fact, Indonesia not only have many resources, but also keeping and maximizing to increasing the national income and open many field of work. 

Building the asean community 2015 is not easy like to turn the hand. We, especially the young generation, need to introducing our country to all the people in the world, include the member of Asean. And, in my opinion, be an entrepreneur is a way to make our country more competitive to challenge with other country. Why? The assean community, of course, will be a place which each the member of Asean do some activity to introducing each country. The result from entrepreneurship activity will be a value to showing that our country is capable, capable to maximize the role of young generation to solving the problems of our country. And also, the national building of Indonesia can be faster and faster, so that, Indonesia can being a strong country to accept new situation, include in the assocration of Asean. The young generation can comrade in all aspect.  So, what are you waiting for?