Thursday, September 29, 2011

Kata-kata untukmu...

Aku cinta kamu. Ya, cinta kamu. Dengan segala keindahanmu dan keramahanmu yang mempesonaku. Dari segala bentuk dan lekuk mengggoda di setiap sudutmu. Dan dengan semangatmu yang tak pernah pudar, meski terkadang banyak aral melintang mengusikmu keistimewaanmu setiap saat.

Aku kangen ketika dimana, malam yang dingin menghangatkan tubuhku, bersembunyi di balik hangatnya rajutan senyum dan candamu serta sinaran di kejauhan. Menikmati indahmu dari sudut gelapnya keramaian. Terlalu laknat kalau aku berkata aku tak mencintaimu. Membencimu dan lalu kamu menganggapku tak tahu terima kasih.

Kamu telah menemaniku, sangat lama, bahkan sejak aku baru saja menikmati udara bebas, hingga pada akhirnya aku berhadapan dengan sesuatu yang akan mengantarkanku ke masa depan (semoga). Sebut saja semacam tugas paripurna sebagai mahasiswa. Lagi – lagi kamu membantuku untuk selalu bersemangat. Tak pernah lelah membiarkanku bergumul sendiri dalam kesendirian. Kamu selalu menawarkan bantuan, dan mengajarkan tentang bagaimana kerja keras, seperti yang kamu banggakan itu.

Kamu juga selalu memujaku dengan menghidangkan semua keahlianmu untuk membuatku merasa bahagia dan tentram. Menghiasi sudut hatiku, dengan rasa yang indah. Jauh di lubuk hati, kata – katamu riuh mengalir bagai gerimis. Ah, ingatkah kamu, ketika aku menghabiskan waktu, hanya untuk menikmati malam bersama enaknya bebek goreng dan sambal bercabai 20? Lalu kemudian ke selatan, bertemu dengan aura birunya laut yang berpadu dnegan garis horizon angkasa.


Belum lagi, aku selalu merasa terpukau, dari dalam keretaku yang berjalan. Setiap ketika aku pulang melancong dan melihatmu menyambut dengan ramah di luar sana. Atau ketika aku berjalan menyusuri setiap sudut kota, dengan ditemani segala eksotismemu yang luar biasa.

Aku ingin kamu menjadi bagian hidupku sampai akhir hayat. Ingin selalu menikmati rasamu yang tak pernah mengecewakan. Bagiku, kamu selalu menggairahkan. Aku ingin menyatu padamu, akhir hidup nanti. Semoga kamu selalu begitu, tak pernah berubah. Dan semoga kamu tak bosan untuk kuraba, di semua bagian yang membuatku terpana. Selalu membuatku ingin pulang dan tak sabar untuk mencicipimu sampai sudutmu yang terdalam. Semoga kamu tak pernah bosan menemaniku, tak pernah bosan untuk selalu memberikan keindahanmu padaku.

Dan kamu juga yang meminjamkan tanahmu untukku dilahirkan. Selamanya aku bangga, menjadi bagian darimu. Aku cinta kamu dengan segala thethek bengekmu...
Wahai Jogjaku sayang, terima kasih!!



*note ini untuk Jogja dan untuk orang2 yang sayang Jogja..dan siapapun walikotanya, semoga membawa Jogja lebih baik... and im ready to welcome the Jogja Java Carnival  :)

No comments:

Post a Comment