Friday, August 19, 2011

OMS : OH.MY.SHIT! The Two Amazing Thing…

by Vinia Rizq Prima on Monday, 25 October 2010 at 22:15


Beberapa waktu lalu saya membaca artikel di sebuah majalah, yang menulis adalah Andrie Wongso, sang motivator terkenal itu….tulisan ini cukup menggelitik, walaupun sederhana. Makna dan pesan yang terkandung di dalamnya cukup member motivasi untuk selalu berpikir positif.
Dia mencontohkan perlunya berpikir positif terhadap semua hal yang terjadi di depan kita. Diceritakan dalam tulisan itu, ada seorang lelaki yang sedang santai dan hamper terlelap di dalam kereta api.
Suasana kereta menentramkan hatinya dan membuatnya bagai dibuai biduan di negeri awan. Lalu pada waktu yang bersamaan , dia tampak gelisah. Penyebabnya adalah ada suara anak – anak yang berlarian di sepanjang gerbong rel kereta. Anak – anak itu ributnya bukan main. Teriak sana teriak sini. Lalu sang lelaki yang merasa terganggu ketentramannya berusaha mencari siapa sihsi empunya, anak – anak itu. Kok bisa sih si orang tua itu memiarkan anak – anak itu berlarian begitu dan mengganggu orang lain??
Lama keamaan dia jengah juga. Kata - kata yang tadinya hanya disimpan dalam hati, terpaksalah dikeluarkannya… ‘Aahh.. siapa sih orang tuanya,, bikin repot aja nih anak – anak,” katanya.
Dan tak ada jawaban sama sekali.
Ditengokinyalah orang – orang yang berada satu gerbong bersamanya. Tetap tak ada yang bergeming, semua tetap di kursinya masing – masing. Tak ada yang meladeni si anak – anak tadi. Lelaki itu pun semakin gusar dan pasrah.
Akan tetapi, tiba – tiba bapak – bapak yang duduk di sampingnya kemudian berkata,”Nak, saya minta maaf ya, mereka semua anak – anak saya. Maaf membuat anda terganggu. Saya membiarkannya berlarian dan gembira. Sebab, selama hampir sebulan ini keduanya murung saja di dalam kamar. Tak mau keluar dan tak mau makan. Ibunya baru saja meninggal tertabrak kereta sebulan yang lalu,’ katanya member penjelasan.
Seketika, raut wajah sang lelaki yang tadinya sudah berapi-api, tiba - tiba tampak berubah ramah dan meras malu.
“Ah, tidak apa – apa kok, pak,” hehehe, katanya perlahan.
Dalam hati, lelaki itu menggumam, ‘Ya Tuhan, ternyata apa yang saya pikirkan dan lakukan barusan itu sama sekali salah dan tak cocok pada orang lain. Ternyata dibalik semua kekecewaan saya ini, ada suatu hal positif yang seringkali luput dari pandangan mata dan hati saya,” gumamnya.

Contoh lain misalnya, tapi kali ini bukan dari Andrie Wongso, melainkan salah satu oenulis kesukaan saya, Dale Carnegie.
Dia mencontohkan perlunya bersyukur atas segala apa yang kita punyai.
Suatu ketika, dirinya baru saja selelsai mandi di suatu pagi yang cerah. Lalu dia bergegas untuk melakukan rutinitas paginya yaitu mencukur jenggot. Lalu setelah itu, berpakaian dan berangkat lebi awal, karena hari itu dia ada janji engan dokter gigi langganannya.
Dia memasang segala sesuatunya dengan rapi. Akan tetapi kemudian, ketika hendak memakai sepatu, dia mengeluh, karena dia belum juga bisa membeli sepatu baru. Lalu dengan setengah semangat, dipakainyalah sepatu itu lalu segera bergegas pergi.
Di tengah jalan, dia masih juga terkadang menggerutu sambil melihat keadaan sepatunya. Akan tetapi, alangkah terkejutnya dia, ketika baru saja melintasi beberapa blok di depannya. Dia menemukan suatu hal yang sekaligus menamparnya yang kemudian membuatnya membodoh – bodohi dirinya sendiri.
Dari situ, dia kemudian berjanji ketika sampai di rumah, dia harus segera menulis hal terbesar yang ditemuinya pagi itu, hal yang membuatnya mengubah sifatnya.
Dan benar saja, ketika dia sudah tiba di rumahnya lagi. Dia kemudian, segera mengambil alat tulis, pensil dan secarik kertas. Hasil dari tulisan itu dia tempelkan di depan kaca yang mana setiap pagi dia selalu beridri di depannya untuk mencukur jenggotnya. Tulisan yang menurutnya sangat inspiratif dan menggelitik emosi. Kira – kira bunyinya begini : “Aku selalu mengeluh tak bisa membeli sepatu baru. Namun alangkah terkejutnya aku suatu pagi. Ketika baru berjalan beberapa blok dari rumah, AKU MENEMUKAN SESEORANG YANG TAK MEMILIKI KAKI. “

Oh God….dua cerita yang bagi saya cukup membuat saya merenung dan meracuni pikiran saya. Kemanapun dan apapun yang saya lakukan. Dan sungguh luar biasa seseorang yang telah mampu mensyukuri apa yang telah dia miliki dan apa yang telah dilimpahkan oleh Tuhan kepada makhlukNya. Ditambah lagi selalu berpikiran positif terhadap segala permasalahan yang terjadi di sekitarnya…..dan memang sangat susah melakukannya, tapi sedikit – sedikit tar kan juga jadi gunung `kan?? ;P

What a beautiful life i think….

(Sleman, Tuesday, September 28th, 2010)
di bawah sinar rembulan, dan pikiran yang juga melayang) ,, 00.55 am

No comments:

Post a Comment