Sunday, April 7, 2013

Antri Tiket Yuuukkk


Antrian panjang memang bikin jengah, suntuk, dan kadang naik darah. Hahaha. Nah itulah yang seringkali terjadi di bagian reservasi stasiun. Saya, yang sering memesan tiket kereta dan yang lebih suka memesan langsung ke reservasi daripada online, seringkali harus dihadapkan dengan ratusan orang yang mengantri tiket. Mau tau caranya biar cepet dapet tiket? Sebenernya biasa aja sih, sama aja ketika kita ngantri di loket tiket di bioskop, kita bisa SKSD trus minta tolong dibeliin sekalian sama antrian yang paling depan. Tapi, lain lading lain belalang, lain bioskop lain stasiun.
Di bagian reservasi stasiun, (yang saya maksud adalah stasiun tugu, Jogja), situasi dan kondisi, apalagi pada musim liburan dan weekend, hampir selalu penuh sesak. Orang – orang banyak yang menjejali ruangan reservasi yang hanya berukuran sekitar 9x9 m itu. Setiap orang yang datang diberikan nomer antrian. Kita tidak tahu, orang yang mana dan nomer berapa yang dia punya. Sebab, mereka duduk secara menyebar. Beda dengan antrian loket bioskop dimana kita langsung tahu siapa yang berada di antrean terdepan.  Tapi itu bukan masalah kok, hanya perlu sedikit usaha dan ikuti tips aja :
  1. Baca keadaan. Pastikan anda tahu, saat ini loket pelayanan sedang sampai di antrian berapa dan anda mendapat antrean berapa. Hitunglah jarak antrean anda kira – kira harus melewati berapa orang lagi.
  2. Siapkan pede, malu, muke gile, muke tebel, dan juga keyakinan sekuat baja.
  3. Kepo! Yup, ini yang paling penting. Saatnya anda kepo di dunia nyata. Berjalanlah berkeliling ruangan. Amatilah setiap nomer antrean yang dipegang para calon pembeli.
  4. Jika sudah dapat, lihatlah wajah si orang tersebut. Bagaimana nada suaranya, dan pastikan dia seorang yang easy going, dan bisa diajak kerja sama (haha).
  5. Pastikan orang tersebut adalah mereka yang sudah merasa cukup, hanya dengan kita mengucapkan terima kasih… (free is the best)
  6. Aktinglah seorang terburu – buru dan lalu ajaklah kenalan. Bila kurang pede, mungkin bisa diajak ngobrol dulu atau ditawari snack. (soyo edan)
  7. Jurus sok kenal sok dekat dengan penuh pengharapan, silakan digunakan.
  8. Bila orang tersebut bersedia membantu, aturlah scenario yang akan dijalankan. Akuilah dia sebagai kakak, bapak, atau adik anda (temuan juga boleh)
  9. Titipkanlah uang dan daftar beli yang anda butuhkan. Dan jangan lupa, tetap jangan lupa, nanti di akhir, mintalah kembalian uang anda (lihat point 5)
  10. Berikanlah senyum termanis sebagai bonus untuk orang tersebut.
  11. Akhirnya, nomer antrean yang tadinya berjarak 100 lebih, tidak menjadi masalah bagi anda.
Keuntungannya banyak sekali loh :
  1. Dapat tiket lebih cepat
  2. Dapat kenalan baru
  3. Melatih keberanian dan kejelian dalam mengamati seseorang
  4. Tidak merasa gambling akan ketersediaan tiket dengan jumlah antrean
  5. Hemat waktu
  6. Melatih dan meng-olahragakan urat – urat malu
Yah, mungkin itu sedikit tips, saya sudah 4 kali memakainya, dan trust me. IT WORKS!!! Namun yang penting tetap simbiosis mutualisme antara si penolong (baca : korban) dan kita. Asal dia bersedia dan tidak keberatan..ya tidak masalah. Prinsip saya, saat itu saya sudah ditolong orang, maka jika di kemudian hari ada orang minta tolong, saya juga harus bersedia membantu semampu saya. Just win – win solution, you know..  Oiya, kalo anda cowok, yah mending kepoin yang cowok2 aja juga yah..tapi sukur2 kalo bisa semuanya dikepoin...hahaha, selamat mengantriii!  Awas copet! :D


_dalam suasana ngakak karena undian palsu_ @Yogyakarta, 21 Juni 2012

No comments:

Post a Comment